Pengaruh Latihan Interval Training Istirahat Aktif Terhadap Peningkatan Daya Tahan Aerobik (Vo2Max) Siswa SSB Ogan Ilir

Authors

  • Muhsana El Cintami Lanos Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.37742/jo.v4i2.85

Abstract

The This research is motivated by the lack of physical training in Ogan Ilir SSB due to inadequate training facilities and infrastructure so that an easy form of training is needed but the benefits are great. The problem in this study is is there any effect of active rest interval training exercises on increasing aerobic endurance (VO2max) of SSB Ogan Ilir students. This study aims to determine whether there is an effect of active rest interval training exercises on increasing aerobic endurance (VO2max) of SSB Ogan Ilir students. The research variable consisted of independent variables, namely active interval training interval training and the dependent variable, namely increased aerobic endurance (VO2max), obtained from a 2.4 Km run test. The study population numbered 32 people. Sampling using the ordinal pairing system with a given initial test (pretest), then the results of the pretest were ranked and divided into two groups namely 16 people for the experimental class and 16 people for the control class. The research method uses quasi-experimental methods. The data collection technique is running 2.4 Km. After that the data is analyzed using the "t" test. The results showed that tcount> t table or t count = 2.89> t table (0.95) = 1.70 with a significant level of 5% (0.05) with dk = 30. The average pre-test for the experimental group was 13, 22 and after receiving treatment the average post-test for the experimental group became 13.06 or increased by 0.57%. Thus, the research hypothesis which states that: "There is an effect of active resting interval training exercises on increasing aerobic endurance (VO2max) of Ogan Ilir SSB students", is acceptable.

References

Afandi, W. M., & Hartati, C. S. (2017). Pengaruh Permainan Kecil Terhadap Minat Siswa dalam Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 5(2), 253 - 259.

Ahmad, Maskur. 2006. Pengetahuan Dasar Kinesiologi Ilmu Gerak. Palembang: UNSRI.

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Arista, K. 2009. Daya Tahan dan Cara Latihan Untuk Peningkatan Kondisi Fisik. http://jurnal.umk.ac.id/mawas/2009/Desember/DAYA%20TAHAN%20DAN%20CARA%20LATIHAN.pdf. Diakses tanggal 5 April 2012.

Bompa, T. O. 1986. Theory and Mthodelogy of Training. The Key to Athletic Performance. Dubuque, Kendal/ Hunt Publishing.

dengan Lari, Dilengkapi dengan Program Latihan untuk Kompetisi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Carr, Gerry A. 2003. Atletik Untuk Sekolah. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Faruq, M. Muhammad. 2009. Meningkatkan Kebugaran Jasmani Melalui Permainan dan Olahraga Bola Voli. Surabaya: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Fox, Bower dan Foss. 1994. http://latihan-interval-interval-training.html. Diakses tanggal 5 April 2012.

Giriwijoyo, Y.S Santoso dkk.. 2005. Manusia dan Olahraga. Bandung: ITB.

Harsono. 1988. Coaching dan Aspek-Aspek Psikologis dalam Coaching. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pembangunan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Husdarta. 2009. Manajemen Pendidikan Jasmani. Bandung: Alfabeta.

http://en.wikipedia.org/wiki/Interval_training. Diakses tanggal 5 April 2012.

http://madekarba.files.wordpress.com/2010/01/tabel-cooper-lari-241.doc. Diakses tangggal 9 April 2012.

Ismaryati. 2009. Tes dan Pengukuran Olahraga. Semarang: Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) UNS dan UPT Penerbitan dan Percetakan UNS (UNS Press).

Kosasih, Engkos. 1985. Olahraga, Tehnik Program Latihan. Jakarta: CV Akademika Presindo.

Moeslim. 2006. Evaluasi Program dan Hasil Pelatihan. Disajikan sebagai Bahan Penataran Pelatih Tingkat Muda di Semarang.

Muhajir. 2007. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMP kelas VIII. Jakarta: Yudhistira.

Notoatmodjo, Soekidjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Nurhasan. 2001. Tes dan Pengukuran dalam Pendidikan Jasmani. Jakarta: Direktorat Jenderal Olahraga.

Pate, Rotella, dan McClenaghan. 1984. Scientific Foundations of Coaching. Amerika Serikat: CBS College Publishing.

Rama, Tri K. 2009. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Surabaya: Mitra Pelajar.

Sajoto, Mochamad. 1988. Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.

Sedarmayanti dan Syarifudin Hidayat. 2002. Metodologi Penelitian. Bandung: Mandar Maju.

Sharkey, J. Brian. 2003. Kebugaran Kesehatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Soekarman, R. 1989. Dasar Olahraga Untuk Pembina, Pelatih dan Atlet. Jakarta: Haji Masagung.

Sudijono, Anas. 2009. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sudjana. 2005. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Sudjana, Nana dan Ibrahim. 2004. Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung: Sinar Baru Algesindo.

Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Pendidikan, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
________ . 2011. Statistik untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Sumarjo. 2009. “Pengaruh Interval Training Dengan Istirahat Aktif dan Pasif Pada Lari Jarak Pendek”. Majalah Ilmiah Ukhuwah, 4 (3): 343-351.

Suryabrata, Sumadi. 2008. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Published

2018-11-30

How to Cite

Lanos, M. E. C. (2018). Pengaruh Latihan Interval Training Istirahat Aktif Terhadap Peningkatan Daya Tahan Aerobik (Vo2Max) Siswa SSB Ogan Ilir. Jurnal Olahraga, 4(2), 63-70. https://doi.org/10.37742/jo.v4i2.85